Posts

Showing posts from September, 2015

Fiksi: Jangan Sakiti Jingga Lagi

Image
“Mbak? Mbak? Loh gimana sih, saya ajak bicara kok malah bengong. Tagihan saya gimana kelanjutannya? Saya keberatan kalau harus bayar sebesar ini!” Suara cempreng seorang wanita membuyarkan lamunanku. Astaga. Sudah berapa lama aku termenung?
Kurapikan berkas yang berserakan di atas meja untuk mengurangi ketegangan. “Mohon maaf, Ibu, saya minta waktu sebentar untuk berdiskusi dengan pimpinan saya.” Tanpa menunggu respon darinya aku pun bangkit, dengan sedikit terseok-seok aku berhasil mencapai ruang belakang.
Tanganku sedikit gemetar, berusaha mengingat ocehan terakhir pelangganku sebelum aku memasuki kondisi trans. Ya, Ibu tadi marah karena tagihan nomor pascabayarnya membengkak selama ia bepergian di Eropa. Ah, salahnya sendiri, main pergi saja ke luar negeri, membawa ponsel canggih tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan penyedia jasa telekomunikasi. Satu lagi pelanggan dari kelas menengah yang berlomba-lomba membeli ponsel paling canggih namun tidak membekali diri dengan informasi …