Posts

Showing posts from August, 2015

Fiksi: Jangan Sakiti Jingga

Image
“Selamat ulang tahun, Ayah. Jingga sayang Ayah…”
Klik, kutekan tombol kirim pada layar ponselku, lalu cepat-cepat kumasukkan lagi ke dalam saku blazer. Waktuku tak banyak, antrean pelanggan sudah mengular di ruang tunggu, nyaris menyamai antrean sembako gratis. Pimpinanku takkan senang mendapati salah satu petugas garda depannya menghabiskan waktu terlalu lama di ruang belakang.
Tepat sebelum membuka daun pintu yang menghubungkan ruang belakang dengan ruang pelayanan, aku mematut diri sekali lagi di hadapan cermin. Palsu! Aku memaki diriku sendiri. Semua yang kukenakan dari ujung kepala hingga ujung kaki semuanya palsu. Jilbab segi empat yang dililit terlalu ketat hingga mencekik leherku, setelan blazer mahal rancangan Oscar Lawalata yang khusus dipesankan untukku, hingga sepatu tumit tinggi yang berpotensi menimbulkan varises di kakiku. Dan tak ketinggalan, senyum simetris yang harus selalu kupasang di wajah, tak peduli meski pelanggan yang sedang kulayani menghardikku sembari mengg…